Laut tenang tidak akan pernah menghasilkan PELAUT yang TANGGUH
Langit cerah tidak akan pernah menghasilkan PILOT yang HANDAL
Hidup yang tidak ada MASALAH tidak akan menghasilkan PRIBADI yang KUAT
Selasa, 28 Mei 2013
Isnin, 27 Mei 2013
Just You
Pertama kali melihatnya
Memangil daun-daun berserpih
ditelinga senja
Aku menghimpun lamun beribu lamun
Kujelagakan bayangannya yang
terus membusung ronta
Menjadi bebatu yang tak ingin
hantami rindu
Disaat
tak ada lagi yang kusebut pelangi
Kurasa
hanya kau bingkai sutera yang dapat memberi warna pelangi
Pada
endusan awan
Selasa, 7 Mei 2013
Aku Pengembara
Malam masih terlalu muda untuk ku akhiri cerita ini
Desah nafasmu dislir angin bisikan
Rembulan yang kesepian
Getar degup jantungmu memintaku
Ahad, 21 April 2013
Ziwawuti
Tuhan
bukankah Engkau materialkan perbedaan sebagai hukum alam yang Rahmatan
lil'alamin ? Aku masih hambaMu si penghuni semesta ini... Aku tahu menjalankan
pilihan tak segampang memilih sebuah pilihan.
Meski aku sedikit malu tapi ini adalah pilihanku, tiada cara laen lagi selaen membuat semua orang bangga dengan pilihanku.... Insya Allah
Meski aku sedikit malu tapi ini adalah pilihanku, tiada cara laen lagi selaen membuat semua orang bangga dengan pilihanku.... Insya Allah
Nadhariyatul Aqdi
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Fiqh muamalah merupakan segalaperaturan yang diciptakan Allah SWT
untuk mengatur hubungan manusia dengan manusia dalam hidup dan kehidupan.Ruang lingkup fiqh muamalah ada beberapa sesuai dengan pembagianya,
salah satu dari ruang lingkup tersebut membahas tentang ‘uqud
(perikatandanperjanjian). ‘Uqud = ‘Aqad, Perkataan 'aqdu mengacu terjadinya dua perjanjian atau lebih, yaitu bila seseorang mengadakan janji kemudian ada orang lain
menyetujui janji tersebut serta menyatakan pula suatu janji yang
berhubungan dengan janji yang pertama, maka terjadilah perikatan dua buah janji
('ahdu) dari dua orang yang mempunyai hubungan antara yang satu dengan yang lain
disebut perikatan
Isnin, 15 April 2013
Lentera Jingga di Ufuk Timur
Pagi ini suasana hati terasa begitu
menyenangkan, entah karena apa tapi sepertinya hari ini aku akan akan
mendapatkan kabar yang menggebirakan. He he senyum ini selalu ku bangggakan
dalam setiap langkahku. Bukan karena aku telah lama tidur semalaman tadi malam
atau karena hari ini pamanku balik dari dari negeri Jiran dan membawa sebongkah
oleh-oleh buat aku. Tapi karena aku harus semampu mungkin tersenyum meski tak
seperti kenyataannya. Aku adalah pemimpin bagi diri ku sendiri. Aku adalah
kakak dari adik-adikku yang masih kecil, imut dan aku banggakan. Aku adalah
anak dari ibu tercintaku, yang hanya karena beliau satu-satunya alasanku untuk
tetap tersenyum. Bagiku nafas ini hanya untuk meniupkan selaksa angin buat
ibuku. Jika hari ini ku mampu berdiri tidak lain alasannya hanya karena ibu.
Klasifikasi Hadist Berdasarkan Kwalitas Rawi
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Ilmu hadits merupakan salah satu
pilar-pilar tsaqofah islam yang memang sudah selayaknya dimiliki oleh setiap
kaum muslim. Dewasa ini, begitu banyak opini umum yang berkembang yang
mengatakan bahwa ilmu hadits hanya cukup dipelajari oleh para salafus sholeh
yang memang benar-benar memilki kredibilitas dalam ilmu agama sehingga stigma
ini membuat sebagian kaum muslim merasa tidak harus untuk mempelajari ilmu
hadits.
Hal ini tentu sangat tidak dibenarkan karena dapat membuat masyarakat muslim menjadi kurang tsaqofah islamnya terutama dalam menjalankan sunnah-sunnah rosul. Terlebih dengan keadaan saat ini dimana sangat bayak beredar hadits-hadits dho’if dan hadits palsu yang beredar di tengah-tengah kaum uslim dan tentunya hal ini akan membuat kaum muslimin menjadi pelaku bid’ah. Jika kaum muslim masih memandang remeh tentang ilmu hadits ini maka tentu ini adalah suatu hal yang sangat berbahaya bagi aqidah kaumm muslimin dalam menjalankah sunnah rosul. Oleh karena itulah, perlunya kita sebagai umat muslim memilki pengetahuan yang luas tentang ilmu hadits.
Langgan:
Catatan (Atom)

